Latihan Teknis (Latnis) Dikbangspes Bintara Laka Laut: Pembekalan Penanganan Kecelakaan Laut untuk Personel Polair yang Profesional dan Tanggap Darurat
Pusdik Polair Lemdiklat Polri, 13 November 2025 — Sebagai upaya meningkatkan kompetensi teknis dan kemampuan respons cepat personel Polair dalam menghadapi berbagai insiden di wilayah perairan, Pusat Pendidikan Kepolisian Perairan (Pusdik Polair) Lemdiklat Polri menyelenggarakan Latihan Teknis (Latnis) Penanganan Kecelakaan Laut bagi para siswa Dikbangspes Bintara Laka Laut Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan yang berlangsung pada 13 November 2025 ini diisi dengan berbagai materi teori dan praktik lapangan yang difokuskan pada penanganan kecelakaan laut, yang meliputi kecelakaan kapal, kebakaran di atas kapal, tabrakan antar kapal, kapal kandas, serta penanganan korban akibat insiden di perairan. Latihan dipandu langsung oleh para instruktur dan gadik profesional dari Pusdik Polair, yang memiliki kompetensi khusus dalam mitigasi dan penanganan situasi darurat di laut.
Dalam pelaksanaan Latnis tersebut, para siswa dibekali pemahaman teknis mengenai prosedur identifikasi kecelakaan laut, teknik evakuasi korban, pengamanan area kejadian, penanganan awal kebakaran di kapal, hingga tata cara pemeriksaan awal (first assessment) terhadap kondisi kapal yang mengalami kerusakan atau gangguan.
Materi praktik lapangan meliputi:
-
Simulasi penanganan kebakaran di kapal, termasuk teknik pemadaman dan pendinginan ruang kapal.
-
Evakuasi korban luka dan korban tenggelam dari kapal ke darat maupun ke kapal patroli.
-
Penanganan kapal kandas atau bangkai kapal sebagai potensi ancaman navigasi.
-
Penerapan prosedur keselamatan (safety procedure) saat bertugas di lokasi kecelakaan laut.
-
Pengumpulan bukti awal dan dokumentasi kejadian sebagai bagian dari proses penyidikan laka laut.
Dalam arahannya, Kapusdik Polair Lemdiklat Polri, Kombes Pol Andre Ghama Putra, S.H., S.I.K., menegaskan pentingnya kemampuan penanganan kecelakaan laut bagi setiap personel Polair sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan.
“Penanganan kecelakaan laut bukan hanya soal evakuasi korban, tetapi juga bagaimana personel Polair mampu mengambil langkah-langkah cepat, tepat, dan aman dalam mengamankan TKP, menyelamatkan jiwa, serta mencegah dampak lanjutan. Kecepatan dan ketepatan personel di lapangan merupakan kunci keberhasilan operasi,” tegas Kapusdik Polair.
Seluruh rangkaian latihan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat. Para siswa menunjukkan kesiapan fisik dan mental yang baik dalam menerima materi serta melaksanakan seluruh simulasi yang diberikan.
Melalui latihan teknis ini, diharapkan para siswa Dikbangspes Bintara Laka Laut mampu meningkatkan kemampuan analisis, respons, dan tindakan di lapangan, sehingga siap diterjunkan dalam penugasan nyata sebagai bagian dari Direktorat Polairud Baharkam Polri. Latnis ini menjadi komitmen Pusdik Polair dalam mencetak personel yang profesional, responsif, dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat, sesuai dengan semangat Polri Presisi










Users Today : 2
This Month : 199
Total Users : 9324
Views Today : 35
Total views : 59146
Who's Online : 1